Music Wakeup Magz

DUMDUMDUGAN – Rayakan Patah Hati dan Kehidupan Lewat EP Perdana “Kisah”

Wakeupid.com — [Press Release] DUMDUMDUGAN, unit pop punk asli Cirebon yang sudah tergabung sejak 2017 silam, membuktikan tajinya di kancah musik dengan merilis mini album perdananya yang bertajuk “Kisah”. EP tersebut berisikan enam tracklist yang penuh energi dan siap menjadi soundtrack baru bagi pendengarnya yang sedang berjuang di tengah hiruk-pikuk asmara dan realita.

Band yang digawangi oleh Goldy, Bayu, Yogi, Sinyo, dan Yohan dipertemukan dalam satu ruang dan satu musik. Latar belakang para personelnya yang tumbuh besar di era kejayaan Pop Punk, seperti Blink-182, Sum 41, atau band lokal sejenis jadi suatu pondasi dalam membuat karya mereka dan “tarikan” musiknya secara alami mengarah ke sana.

Dalam keterangan tertulisnya, DUMDUMDUGAN menjelaskan yang menjadi background pembuatan semua lagu dalam EP “Kisah” sengaja mengambil tema percintaan karena itu adalah bahasa paling universal yang pasti dialami semua orang—mulai dari manisnya jatuh cinta sampai perihnya patah hati—sehingga berfungsi sebagai “diary” kolektif yang jujur buat nemenin perjalanan emosi para pendengarnya.

“Lagu-lagu di EP “Kisah” kan banyak bahas soal cinta dan patah hati. Kalau dibawain pakai musik yang terlalu pelan, vibesnya bakal sedih banget. Nah, sebenarnya kita gak ngarah ke Pop Punk cuma pengen biar cerita yang sedih atau emosional itu tetap punya energi, semangat, dan kesan “berani” yang lebih berpower. Jadi, meskipun liriknya galau, musiknya tetap bikin orang pengen lompat-lompat,” tulis DUMDUMDUGAN.

EP “Kisah” merupakan sebuah album kolektif yang mengumpulkan single-single yang sudah rilis sebelumnya, seperti Kisah dan Bukan Budak Cinta ke dalam satu wadah besar. Meskipun secara aransemen tetap sama, EP ini hadir untuk menjadi wadah tersebut agar pesan tentang perjalanan cinta—dari senang sampai pahit—terasa lebih utuh dan mengalir dalam satu rangkaian.

Enam tracklist yang mengisi dalam EP ini mulai dari Kisah yang menjadi pembuka narasi yang bercerita tentang seorang laki-laki yang hanya menjadi orang kedua di kehidupan pasangannya. Kemudian track seperti Better Without You dan Bukan Budak Cinta yang mengajak pendengar untuk bangkit dan berani melepaskan diri dari toxic relationship.

Track selanjutnya yaitu Sampai Kapan yang menceritakan titik jenuh seseorang yang sudah lelah berpura-pura menjadi apa yang diinginkan pasangannya. Namun, pada akhirnya ia harus mengakhiri hubungannya tersebut.

Tak lupa, mereka juga memotret fenomena perjuangan bagi mereka yang sedang menjalani hubungan jarak jauh lewat lagu yang berjudul LDR. Serta penutup album dengan refleksi dalam lagu Ekspektasi.

Penggarapan mini album ini selain lagu-lagu yang dirilis, secara visual pada artwork EP ini pun dipikirkan secara matang. Dalam cover albumnya mengambil inspirasi dari Mitologi Yunani, seperti kisah Eros, Psikhe, dan Aphrodite. Filosofinya sederhana: drama percintaan yang kita alami hari ini—entah itu pengorbanan atau patah hati yang hebat—sebenarnya adalah ‘cerita klasik’ yang sudah ada sejak zaman dewa-dewi. EP ini bukan sekadar kumpulan lagu lama yang disatukan, melainkan sebuah dokumentasi bahwa setiap dari kita sedang menulis mitologinya sendiri dalam urusan hati.

“Kami ingin musik kami jadi teman cerita. Bahwa setiap orang punya ‘Kisah’-nya masing-masing, dan Pop Punk adalah cara terbaik untuk merayakannya,” tulis DUMDUMDUGAN.

Mini album ini sudah dapat dinikmati di seluruh platform digital DUMDUMDUGAN.

Avatar

redaksi

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

News Wakeup Magz

Menuju Titik Terang Polemik Royalti Musik

Wakeup.id – Kisruh soal royalti musik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak membuat bingung masyarakat. Sufmi Dasco, Wakil
News Wakeup Magz

Walikota Cirebon Bantah Kenaikan PBB 1000 Persen

Wakeup.id – Kenaikan PBB di Kota Cirebon telah terjadi sejak 2024. Saat itu, sejumlah warga melakukan demonstrasi pada 6 Juni