News Wakeup Magz

Serangan ke Arab Saudi, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Wakeupid.com – Harga minyak dunia pada awal perdagangan kembali menguat setelah insiden serangan terhadap infrastruktur energi di Arab Saudi yang menekan kapasitas produksi minyak, pada Jumat 10 April 2026.

Mengutip Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik 83 sen atau 0,87 persen, menjadi 96,75 dolar AS per barel pada pukul 01.00 GMT. Di sisi lain, kontrak berjangka minyak acuan AS West Texas Intermediate naik 1,04 dolar AS atau 1,06 persen, menjadi 98,91 dolar AS per barel.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa gencatan senjata sudah disepakati oleh Iran dan Amerika Serikat selama dua minggu. Namun, pertempuran masih terus berlanjut setelah pengumuman tersebut. Meski demikian, jika dilihat secara mingguan, harga minyak dunia per barel masih berada di jalur penuruan terbesar sejak Juni.

Sementara itu, kantor berita resmi Arab Saudi pada Kamis 9 April 2026, seperti dikutip tirto.id dan kompas.com, melaporkan penurunan kapasitas produksi minyak negara tersebut sekitar 600.000 barel per hari (bph) serta mengurangi aliran (throughput) di pipa sebesar 700.000 bph akibat serangan terhadap infrastruktur energi.

Gangguan ini memperlihatkan bahwa strategi Arab Saudi untuk menghindari jalur Selat Hormuz masih rentan. Kondisi ini juga memperbesar risiko gangguan pasokan minyak global, terutama untuk kawasan Asia.

Analis minyak global BloombergNEF, Mohith Velamala, mengatakan penurunan kapasitas pipa East-West melemahkan strategi Arab Saudi untuk menghindari jalur Selat Hormuz.

“Hal ini menegaskan risiko pasokan yang masih tinggi dan memperumit ketersediaan minyak mentah di Asia,” ujarnya, seperti dikutip kompas.com.

Mengutip tirto.id, para analis JP Morgan menilai, narasi telah bergeser dari sebelumnya berupa “gangguan yang bersifat episodik menjadi guncangan pasokan yang terukur”.

Pasalnya, berdasarkan catatan JP Morgan pula, sekitar 50 aset infrastruktur di kawasan Teluk telah rusak akibat serangan drone dan rudal selama hampir enam minggu sejak konflik dimulai, dan sekitar 2,4 juta barel per hari (bph) kapasitas pengolahan minyak telah terhenti.

Isu harga minyak dunia Selat Hormuz menjadi sorotan utama, mengingat jalur ini merupakan salah satu titik paling krusial bagi distribusi energi global.

Sejak akhir Februari 2026, gangguan di kawasan tersebut telah memengaruhi sekitar seperlima aliran minyak dan gas alam cair dunia.

Avatar

redaksi

About Author

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

News Wakeup Magz

Menuju Titik Terang Polemik Royalti Musik

Wakeup.id – Kisruh soal royalti musik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir ini, banyak membuat bingung masyarakat. Sufmi Dasco, Wakil
News Wakeup Magz

Walikota Cirebon Bantah Kenaikan PBB 1000 Persen

Wakeup.id – Kenaikan PBB di Kota Cirebon telah terjadi sejak 2024. Saat itu, sejumlah warga melakukan demonstrasi pada 6 Juni